Sabtu, 23 Juli 2011

pasrah, minimalisir, kembalikan pada Allah

0 comments
dan ini harus langsung di tuliskan. agar tidak terjadi penumpukan perasaan ataupun aliran negative di pikiran, yang menyebabkan dampak buruk pada tindakan dan suasana di hari esok dan selanjutnya

tentang. bagaimana bila yang engkau harapkan sudah memilih calon yang lain?
hhaha . sempat terpikir? dan bukankah itu sangat mungkin?
tentu saja sangat mungkin

jadi apa yang akan kita lakukan saat calon yang kita inginkan untuk menjadi pendamping kita , dan sudah sangat kita harapkan, mulai dekat , ada aliran listrik yang berbeda saat bertemu dengannya, ternyata sudah memiliki calon pilihannya.
sakit bukan?
berat bukan?
naah.. dan apakah Allah sudah memerintahkan untuk pasrah saja sampai nanti akad yang di tentukan??

mengapa masih sibuk memikirkan hal yang tidak bisa kita rencanakan
mengapa masih mengejar hal yang tidak bisa kita kejar?
jodoh itu milik Allah. apa usaha kita?
memperbaiki diri, dan memantaskan diri.

fitrah manusia untuk memilih seseorang yang jauh lebih baik dari dirinya. dan saat subjek fokus kita tertuju pada apa yang kita inginkan. apa yang terjadi??
harapan berlebihan, dan gelisah menunggu hasilnya
bagaimana bila kita fokus pada apa yang Allah inginkan , dan janjikan?
saat Wanita yang keji akan mendapatkan lelaki yang keji
dan wanita yang baik akan mendapatkan lelaki yang juga baik
 dan harapan tentu pasti tetap ada, namun akan di sodorkan jawaban, sudah pantaskah kita? atau mungkin ada yang lebih pantas di bandigkan dia . kita bisa lebih bijak.

mari berkaca.  apakah yang kita harapkan, sedrajat keshalehannya dengan kita?
perbaiki diri . fokus pada perbaikan diri

kadang kita suka kurang tepat menaruhkan ikhtiar , rizki itu di tangan Allah, jodoh itu di tangan Allah, meminta pada-Nya, berusaha sesuai yang di inginkannya,  tidak melalui jalan yang kita reka-reka sendiri . sudah ada garis takdirnya, saat kita berlari menggapai harapan sesuai dengan jalan yang di tunjukan Allah, atau mengingkari petunjuknya?
akibatnya tinggal di persiapka dan jadi bahan renungan
begitulah manusia. yang terkadang keras kepala, dan menunggu akibatnya



Pasrah itu sebenarnya bukan wacana. seharusnya tindakan nyata.
dan saat hati mulai meronta-ronta?
kembalikan kepada Allah. menjaga hati itu perjuangan. siapa bilang gampang?
dan ujian yang sulit adalah pertanda kita mendapat daratan keberhasilan.
dan bila masih meronta-ronta?
minimalisir, itu yang bisa kita lakukan, atas izin Allah, semua akan berjalan bagaimana dengan seharusnya
asalkan kita kembalikan lagi pada Allah.
dan, jauh lebih baik mengembalikan semuanya kepada Allah. karena manusia terkadang egois menjaga sesuatu yang bisa jadi bukan seharusnya. karena Allah yang memutar balikan hati manusia.
thats the point 
 
23-july-2011. kegelisahan yg aneh
Continue reading ...

Selasa, 28 Juni 2011

juni

0 comments

Ini percikan di bulan juni
Juni 2011

Yah.. begitulah hati
Bahasanya sulit untuk di urai

Jawabanya terbang atau entah tergantung
Yang  pasti tubuh hanya bisa terbaring menatap jwaban
Jawaban yang kehilangan bentuknya,
Hingga aku pun tak bisa menemukan

Berfikir positive adalah mencari aman
Tapi apakah itu jawaban sesungguhnya?
Yang memang di inginkan ?

Bisa saja aku mencari,
Tapi untuk apa?
Bukan kah hanya kamu  yang jadi harapan?
Menuju titik itu?
Titik dimana tak ada halangan untuk mengekspresikannya?

Hati ini bergemuruh, mau berkata namun hanya bisa berguman
Hati yang ini merasa terkekang, namun padahal ini memang tantangan


Benar-benar tantangan,
Hingga  jawabannya tak aku cari untuk temukan
Hanya aku hindari melalui banyak pembenaran

Aku ingin mencari aman,
Tapi kau selalu menekan
Hei, siapa yang menekan?

Sosok impian                                                                                         
Yang tak bisa di gantikan.
Apakah ini bentuk penasaran?
Ini harapan
Apakah ini hanya angan?
Bisa saja,
Angan yang aku gantungkan kepada Tuhan
Allah SWT

Aku sempat berharap ingin kamu menjadi wasillah semangat ku beribadah pada Mu ya Rab..
Dan sampai saat ini pun
Saat jemari mengalun gaduh suara-suara ketikan di atas perangkat ini

Namun itu tidak benar,
Ia bukan?
Ke harusan adalah yang harus aku laksanakan
Dan sepertinya keharusan yang salah berharap seperti itu

Masa itu sudah lewat
Tersenyum,  kamu  sebagai wasillah ketenangan
tinggal kenangan

Tenang?
Tentu saja
Aku ingin berkata
Bahwa memang kamu  yang jadi wasilah ketenangan selama ini
Sejak aku mengenal nama itu
nama pemilik senyum itu
Yang sering aku ucap tanpa suara
Jauh di sini
Di balik kemeja atau batik yang aku pakai
Di balik dada

kisah manusiawi yang memang sulit aku hindarkaan
Saat aku merasakan udara di pagi hari
Menusuk kelelahan lewat pori-pori kulit ini
Menembus kesibukan yang ingin di tolak
Ada scercah harapan
Seonggok kabar
Tentang hari-harinya
Atau balasan dari pesan
Yang menanyakan kesibukannya
Anugerah kenyamanan, saat bisa berbagi cerita
Dengan yang di impikan

Angan?
Ini tetap angan bukan?
Ia aku katakan
Semua rencana adalah angan
Dan Allah yang menentukan

Arggggghhh                                                   
Dan aku selalu mencari pembenaran
Untuk kembali pasrah akan harapan
Menunggu saat memang sudah di takdirkan.
25-26 juni , rentan waktu tulisan ini
25 tertidur, dan awal 26 terbangun kembali,
Sms yang aku gundahkan anehnya berbalas pesan
Mengapa harus seperti itu?
Padahal seharusnya tidak

Seperti saat dengan teman , berdiskusi, berkesimpulan.
Kita mencari-cari celah untuk memenuhi takdir
Padahal takdir yang itu, sudah di tentukan. Pasrah adalah jawaban


Ini percikan di bulan juni.
Saya, dan kita , pejuang, warna perjuangan.

Continue reading ...

Senin, 06 Juni 2011

kita semua Peka

0 comments
di sebuah stasiun,dekat dengan kereta ekonomi di sebelahnya,
"berapaan bu, kaloo pake ayam?" tanya Dinda
"Dua setengah," jawab si ibu itu dengan logat jawa yang kental.
"Hangat?" tanya dinda lagi

"iya masih hangat"
"Ya udah di buat enam ya Bu'e " Riani berkata lembut.
"Alhamdulillah, terima kasih Gusti Pangeran "
       Pendengaran mereka bergerak dalam diam.ke empat anak manusia itu serasa di tusuk hatinya. Rambut si Ibu yang mulai memutih tampak berjatuhan di sela-sela keringatnya. Usianya mungkin sudah enampuluhan, baju kebaya ungunya, tampak lusuh sekali, kulitnya hitam legam pekerja. Kain batiknya tampak kotor. di malam sedingin itu, Si ibu hanya bertelanjang kaki.
         sambil melihat sang ibu yang sedang menyiapkan nasi , Dinda betanya-tanya dengan hatinya,  ya ampun.. ibu setua ini, malam-malam masih mencari rezeki , kemana anaknya?  Dinda tambah tercekat melihat tangan hitam dan kurus itu menyiapkan nasi.
           Riani berdiri terdiam , kakinya terasa kaku, hatinya yang lembut bergejolak, tangannya merinding. Kalimat si ibu tadi membuat hatinya menggigil.
           " Bu'e..kok malam-malam masih jualan?" Riani bertanya sambil memegang bahu sang ibu.
           " Cari makan , Nak. Kalau ndak  jualan nasi , Mbok nda  punya uang."
            " Suaminya kemana Mbok?"
            "Sudah meninggal"
            Riani merasa menesal menaanyakan suami si mbok. Mendengar jawaban itu , hati Genta terasa ada yang menusuk-nusuk. Ia hanya bisa tertunduk dan menyalakan rokoknya. Di antara bayang asap rokok di lihatnya air muka tua yang penuh guratan usia-dalam dan menghitam-sesekali rambut si ibu yang putih jatuh di keningya, Hati Genta terlempar kesana kemari.
            Dia udah terlalu tua untuk semua ini,  batin Genta berjalan pelan sekali, bingung dan nggak  tega . Matanya menatap lampu-lampu kota Yogyakarta di ujung rel kereta.
           " Anak Mbok mana?"
           " sudah sama istrinya .. kalo siang mbecak  disitu," jawab si mbok jujur menunjuk pintu keluar stasiun.
             Sambil membungkus nasi , si Mbok berkata lagi " anak Mbok juga susah . Jadi Mbok harus jual nasi, kalo siang ke pasar, nyari kardus bekas buat mbo jual lagi, "sesekali sikut keriput nya menyeka peluh yang jatuh di keningnya.
           " kalo malam jualan nasi ?" tanya zafran.
           si Mbok menoleh ke zafran dengn wajah lelah. zafran serasa di tampar
           " Mbok sudah juaan dari sore , tapi lagi sepi, belum sampai lima lakuya." tutur si mbok sedih.
         Zafran memainkan ujung relsleting jaketnya. berdiri menatap penjual nasi itu dengan pandangan beribu makna. ada yang mengganjal di hatinya sesaat setelah mendengar jawaban itu. matanya berpindah memandang ubin stasuin yang menguning dengan lampu stasiun yang memantul pendar tidak jelas di mata zafran. ia edarkan pandangannya. jam tua stasuun menunjukan hampi pukul tiga malam . tembok tua statiun dengan cat mulai terkelupas , atap stasiun yang menghitam di sudutnya, seorang tukang beca tua yang membawa kardus ibu muda dengan wajah lelah mengantuk sedang menggendong anaknya yang terdongak tertidur lelap. zafran mengusap mukanya dengan kedua tangannya. mengehela napas panjang selaki. dan melepas sesak.
             "untung anak beli banyak,. Habis ini Mbok mau pulang badan sudah sakit semua, takut besok masuk angin."
         keempat anak manusia tu terdiam mematung, hati mereka bergerak pelan sekali seperti detik jam tua di tembok stasiun."
     " ini nak, enam nasinya. " Mbok penjual itu menyerahkan enam bungkus nasi yang di wadahi kantong plastik merah bekas seadanya.
       DInda langsung jongkok di depan si mbok lalu mengeluarkan selembar uang 50 ribuan yang di lipat rapih. dinda mengenggam tangn si mbok.
 "mbok ini aku ksih lebih ya, buat Mbok. tapi besok janji nggak usah ke pasar cari kardus. mbok tidur aja di rumah, . janji ya mbok" kata dinda pelan
       si mbok melihat uang 50 ribu di tangnya matanya membesar dan mendekatkan genggaman tangannya ke hidungnya " alhamdulillah gusti pangeran.. alhamdulillah "
          RIani mencoba untuk tidak menangis, zafran dan genta terdiam mendengar rasa syukur si mbok. dinda masih berjongkok mematung  memandang si mbok.
           "terimakasih banyak mbok. terimakash banyak " genta memegang bahu si mbok.
   mereka berempat segera berjalan masuk ke kereta , dinda dan riani menyeka mata dengna tisu. di antara malam yang jauh, dingin, dan asing, mereka masih bisa mendengan doa lelas si mbok di telinga mereka.


di kutip dari novel 5 cm


Pemuda, coba tanya hati mu.
masih banyak yg seperti itu. , tak tergerak kah? atau kah ini hanya akan ada di ranah diskusi? tentang kemiskinan, tentang ketidak adilan, tentang hilangnya hak mereka, atau kah hanya bisa teriak-teriak menuntut?
tai semua tuntutan, tak akan di dengar !
tai kalian yang selalu berwacana !
kita harus bergerak.! terkordinasi atau tidak? yang lebih parah, terfikirkan kah atau hanya kuman yang ada di media yang tak kau perhatikan di bandingkan model baru gadget atau bagian-bagian bahan untuk kepuasan modifikasi motor-mobil pemberian orang tua mu.

cukup bodohkah kau hanya terdiam? tak sempatkah memikirkan mengenai kontribusI? masih ego kah membela kepentingan sendiri, memikirkan tentang gue aku  aing dan saya?,

tak terfikirkan kan mereka? yang tak sempat memikirkan jalan keluar kemiskinan, karena mengisi perut pun sudah menguras pikiran dan tenaga , tak mengerti untuk mimpi keluar dari kemiskinan, karena berfikirpun bingung dan hal yang sulit !
        jangan meminta mereka berfikir , itu akan sulit, mengikuti perintah kita untuk mencuci piring lebih enteng dari pada berfikir. bukan merendahkan ! tapi memang sudah seperti itu , masih belum sadar?? mereka tak tak pernah terbayangkan oleh kita, sempatkah berfikir untuk mempunyai anak yang berpendidikan?, anak yang di sekolahkan ke SD padahal gratis? bagi mereka itu tidak penting ! yang penting adalah perut . kita harus menyadarkan. atau tidak membantu memikirkan jalan keluar, berkontribusilah pemuda yang di harapkan namun dianya merasa tak di harapkan.

hei generasi muda ! generasi yang katanya berpendidikan. yang katanya intelek, dan bisa BERFIKIR
sudah kau gunakan otak cerdas mu untuk berfikir ? berfikir tentang MEREKA??

kita punya potensi, namun tersembunyi
kita punya kepekaan, namun tak tersentuh
lihat media
buka mata
generasi muda di beri banyak kesenangan
buat mereka lupa arti perjuangan pahlawan dulu
selalu begitu,
bakat jiwa sosial kita tak terfasilitasi, hingga terlupakan.

aku melihat warna langit jingga,
sepertinya  indah
fatamorgana kah?
agar tumpukan sampah di bawahnya tak terpandang mata

aku melihat api unggun kecil di kelilingi para pemuda
di halaman rumah
hanya di sanakah api mu berkobar?
di lingkup kecil yang terkukung ruang

andai kau bisa melihat dari sini
di tingkat pengetahuan yang lebih banyak
menyelami informasi di bawah permukaan

kemari , lihat lebih luas
pergi ke atas bukit
lihat realita

pemuda kita tak di sadarkan hal-hal seperti ini
di biarkan berkutit di kesenangan , fatamorgana
di buat percaya, dunia berjalan sewajarnya
dirinya lebih penting di bandig MEREKA
agar bangsa kita tetap kecil,
agar bangsa kita tetap terjajah.

bangkit. ada mereka yang menunggu kita
untuk Indonesia,

aku berjuang dengan bendera indonesia, dengan gen muslim dlm pemikiran dan hati
tak perlu kita terbawa isu permusuhan agama
itu di buat sengaja untuk timbulkan perpecahan

aku hanya ingin semua sadar.
yang tau mari berbagi
yang kaya mari memberi
bagikan ilmu mu, bagikan kekayaanmu.

tanah air kita menangis, saat keegoan berjalan di atas tanahnya
dan aku tak bisa tabah, sudah terusik.


beruntung memiliki banyak sahabat dan teman yang mengerti
dan cinta indonesia.
saya harap banyak yang mau tau
kita harap banyak yang mau tau



catatn kecil.
pemuda (ASyabab)
haris rachman

Continue reading ...

Selasa, 24 Mei 2011

Harus Inspiratif

0 comments
bismillah

    Dari pembuatan awal blog ini, saya bingung , mau di bawa kemana arah blog ini, tak jelas mau di bawa kemana, sungguh kasian. Saya hanya repost notes saya yang ada di facebook, dan ga nulis lagi di blog ini. nah... baru kemarenan saya dapet inspirasi, gimana kalo ini di jadikan catatan dari seorang pemuda yang sedang mencari peran optimal yang bisa dia beri, untuk agama , untuk bangsa. hhai  keren kan dari bahasanya.  seengganya udah bagus di bahasanya lah :D
    Sesuai dengan judulnya "Asyabab" , dalam bahasa Arab artinya "pemuda" , gw banget  gitu.. semangat muda, menggebu, banyak belajar, i am like a spons  , menyerap semua hal , terus belajar, dan memilah milih sesuai dengan pertimbangan logis saya. Pemuda adalah peran utama, buka figuran, di Indonesia muda masih di pandang sebelah mata, dan saya akan merubah paradigma itu. Muda adalah kaum yang amat berpengaruh, cerdas, dan di dengar oleh masyarakat untuk kemajuan bangsa. muda adalah cinta bangsa, penuh semangat , inovatif, dan benci koruptor ! aamiin

    okei, kita mulai saja. apa artinya HARUS INSPIRATIF ?
pasti males kan kalo saya jelaskan pengertian inspiratif dari etimologis ataupun secara istilah. sorry sorry  ini bukan blog teoritis, just to be praktis tis tis tis ( tulisan praktis di tulis seperti itu agar tak terlihat bloon dalam bahasa inggrisnya , hha) .

kita utarakan saja apa yang saya pahami dan banyak orang memahaminya  dan saya harap ini tidak beda jauh dari kamus besar bahasa Indonesia. aamiiin. Inspiratif itu, saat berbicara, bukan membuat orang sekedar mengerti, akan tetapi membuat orang bergegas untuk melakukan tindakan. nah itu !! kudu paham ! inspiratif juga, bisa sebagai sosok atau tokoh, yang mendorong orang untuk melakukan apa yang sosok tersebut lakukan, bisa juga lirik lagu, atau apapun lah.. dan kita harus menyepakati bersama ,tak perlu bermain di ranah teoritis yang mempermasalahkan pengertian, ayo kita lihat yang ada di lapangan.
     kenapa harus inspiratif.
     semua pada nyadar kan ?  ada apa dengan masyarakat kita sekarang?? sistem nilai seperti apa yang sedang terjadi di  Indonesia?
masyarakat Indonesia, peradaban islam di Indonesia yang notabene adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak sedunia. apa yang terjadi? apa kata masyarakat tentang islam? yang molor waktu? yang jam karet? yang teroris? yang fakir?  yang anarki? yang miskin? yang ga profesional? yang nerimo doktrin imam saja tanpa adanya aspek kepahaman? yang NII kw9 , (yang keliatan banget ketololan nya sehingga saya curiga dan yakin ini ada maen sang penguasa?) yang ga toleransi? hati-hati kalo anak mulai sering ke mesjid , khawatir jadi teroris. hati-hati yang jenggotan khawatir NII. hati-hati kalo sering mentoring khawatir doktinisasi. udah mending normal-normal aja kalo punya anak, suruh pacaran aja, biar puguh maennya, nakalnya bisa di kontrol, seperti itu bukan? ada pergeseran nilai yang terjadi di masyarakat, dan sayangnya, menuju opini Islam yang seperti itu, media di gerakan, opini publik secara massal di setir, pembunuhan karater tokoh-tokoh islam selalu di ekpose, apakah kita ga sadar? sangat wajar kalo emang ga sadar ! strateginya emang di buat kaya gitu, bener-bener halus, ga keraaasa. 
     Ini udah bahaya brader, yang sekarang berlangsung bukan pluralisme yang di  harapkan pancasila, tapi pluralisme yang di atur kaum barat, yang memang sudah ketakutan oleh membeludaknya keturunan muslim di dunia, saya pernah membaca penelitian mengenai pembeludakan kaum muslim, ga jelas sih siapa yang buat, dari katolik pastinya, film dokumenter gitu tentang fertilitize tingkat kelahiran /kemaatian , dan panjang pokonya kalo di ceritain, tapi cukup dan sangat logis, sangat logis , sangat logis. yang pasti ini masalah kekhawatiran akan islam jaya karena keturunan banyak dan populasi muslim akan sangat dominan, jadi mereka (mason)berusaha menyerang lewat dalam, merusak di dalam, sehingga dalam benteng muslim sendiri ada perpecahan, bakal banyak aliran sesat, paham-paham yang aneh-aneh , tokoh-tokoh provocator yang menjelek-jelekan citra muslim, media yang beramai-ramai memojokan citra muslim, dari twitter, FB , hingga televisi nasional. bisa di lihat sendiri, begitu halus lewat media yang jadi santapan kita sehari-hari. okei, trlalu jauh membahas kesana, konspirasi selalu meribetkan. yang jadi bahaya ini bukan permasalahan muslim saja, tapi juga masalah bangsa kita , tempat kita lahir, minum air, makan dari taneman yang di tanem di bawahnya. kita mau diem aja, negara kita di acak-acak? kaum mudanya di cekokin budaya-budaya negative, di kondisikan ga berkembang dan hanya hedon. ? alasan bodoh apa sih yang buat kita cuma tinggal diem?
    dan ini yang jadi alasan mendasar saya mengapa kudu inspiratif. nah lo.. panjang ya,baru pembukaan ini.hha. kita harus menjadi sosok inspiratif, saat diri menguak egoisme untuk memoeroleh pengakuan, atau prestasi , aktualisasi diri, harusnya kita luruskan dengan yang baik, kita harus menjadi figur.untuk indonesia
       bagi yang memiliki visi sama, untuk negeri tercinta, yang tau gimana permainan kotor ngerusak pemuda kita, kita harus vocal, ngasih tau, ini itu benar, ini itu salah, jangan biarkan opini buruk menggelinding di media tanpa ada yang opini tandingan menyeimbangkan, " semua harus ada antitesisnya" kalo kata sahabat saya.
dan bagaimana agar saat kita vocal kita bisa di dengar?? kita harus menjadi tokoh, punya figur otoritas, agar bisa di dengar. mau di denger gimana? sedangkan citra kita buruk, mau di denger gimana kalo kita sendiri ga tau alasan idup kita, mau di denger gimana, kalo kita ga punya cerita yang pantas di obrolkan,  dan d sini saya mengajak. buka mata, jangan terkungkung dalam kehidupan mu sendiri. bumi indonesia sedang di acak-acak, miskin dan ketimpangan yang hadir, ada yang kaya bisa bikin blog atau maen game, ada yang tidur pun kedinginan, makan pun sebuah keberuntungan, , buka mata karena banyak yang sedang bergerak untuk indonesia, tingal kamu buka mata, ada orang yang mau belajar banyak hal untuk bantu negara, saat kamu jadi dosen atau pengusaha atau pegawai atau guru, atau PNS, atau satpol PP, atau di LSM , atau di keorganisasian mahasiswa, atau di UKM kampus, jadilah orang yang menginspirasi, jadi lah pemimpin, vocal lah berbicara, tebar kebenaran yang ada, di manapun berdiam, jadi lah yang tau apa alasan idup mu, jadilah yang memiliki citra yang baik, jadilah jiwa yang baik, jadiah orang yang punya banyak cerita hidup tentang kebijaksanaan, ataupun cerita keebijaksanaan dari para  pendahulu . mari bergabung untuk indonesia, untuk agama ,



        di blog ini , akan tercantum cerita-cerita , tentang anak muda, yang terus mencari jati diri, dan terus mencari peran optimal untuk negara, bangsa , dan agama, Indonesia jaya ! Islam jaya ! 
Continue reading ...

Minggu, 27 Februari 2011

doa'ku just in time di kabul

0 comments


by Haris Rachman on Friday, February 4, 2011 at 9:00pm
Aneh aneh aneh
Ajib ajib ajib mamen..
Ga masuk akal,
Bikin terdiam dalam, tersenyum, dan meluaaaaapkan kebahagiaan yang ga bisa di pisahkan dari rasa syukur yang bener-bener dalem, alhamdulillaaaaaaah ya raaaaab...

Ini bener-bener ajaib sahabat-sahabat,
Sumpah deh beneran ajaib.
Ini  saya yakin pertanda dari Allah,
Entah karena saya kurang menyadari keajaiban-keajaiban kecil setelah saya melakukan beberapa amalan, jadi Allah ngasih keajaiban yang lluar biasa biar nonjok  kesadaran saya.
Atau entah karena saya baru dapet  amalan yang pas, dan Allah pengen saya continue  melakukan amalan tersebut , jadi ngasih keajiban yang bener-bener nonjok.

Fa biaayyiaaalairabbikumaa tukaddzibaaan
nikmat mana lagi yang engkau dustakan... ayat ini berulang-ulang di lafadzkan dalam surat Ar-rahman.
Bener-bener mantep dah ni saya rasain.

Teringat juga dengan cerita timbulnya air zam-zam,
Siti hajjar berlari dari shofa-marwah sebanyak 7 kali,
Cape-cape bulak-balik gataunya airnya timbul di kaki Ismail..,bukan di shofa, bukan di marwah,bukan juga di jalur shofa-marwah,

Okei , itu dalil-dalil yang langsung terbesit di otak saya.
Kita mulai dari yang rumit di mengerti, ke yang mudah okai.

Suatu hari, kurang lebih satu bulan lalu, di siang yang terik, kondisi amat lelah, otak sudah mulai kabur, tapi saya sudah ada jadwal untuk bergerak dan melanjutkan aktivitas sesuai dengan  schedule , mau ga mau saya harus bergerak juga sesuai yang telah direncanakan,mau kemana?? Ke Bank Mandiri Syariah Setiabudi, pergi kesana dengan sahabat saya arief juliyaman, dia mau mempercantik rekening, saya mau konsultasi tentang program mikro.... saya mau melakukan teknik peminjaman yang di ajarkan di ECP, singkat kata sekitar 1 jam lebih, dengan kondisi yang lelah, saya memaksakan untuk bertanya sebanyak mungkin, dan alhamdulillah memperoleh banyak info yang saya butuhkan,

Setelah itu agenda saya adalah meloby saudara untuk meminjamkan saya uang di BSM, kurang lebih seminggu saya jalani tahap ini, dan setelah berusaha ke 2 sodara saya yang jauh, ternyata mereka tidak bisaaaa. (gitu singkatnya,walau banyak cerita di sana, hha)

Seperti  siti hajjar yang berikhtiar dari shofa-marwah , fitrahnya manusia ya emang kudu berusaha, pas udah lari, cape, siti hajjar ga protes kan..” ya Allah, tau ni air bakal muncul di kaki ismail, ngapain susah-susah saya lari ke shofa-marwah, ah, ga bener ni Allah, mendingan saya diem aj”  eits eits, Siti Hajjar protes gitu ga? Ga, ga sama sekali, ini kisah nunjukin emang fitrah manusia itu ikhtiar, ke kabul atau ga itu keinginan, ya itu ma suka-suka Allah, suka-suka Allah juga mau ngabulinnya lewat gimana. (style si kang rendy gini ni bicaranya)
Nah.. udah pada tau kan epik cerita di atas, dan itu terjadi ama saya,
Saya cape-cape ke BSM, cape-cape juga ngelobi sodara buat minjemin duit buat saya atas nama dia, abis pulsa buat ngehubungin, bensin buat ngedatengin, eh... duit pinjaman dana muncrat di tempat kaka kandung saya sendiri yang tinggal satu atap, lewat obrolan singkat 20 menit.
Saya pengen ngomong . “ya Allah tau gitu, ga usah gw cape-cape ya Allah .” eits eits, tapi untungnya dah tau cerita siti hajjar, ga jadi dah, alhamdulillah dana bisa turun 5jt buat setup bsnis pembayaran listrik Rachman’s kioz
Mulai ni,
Tanggal  3 februari , saya mau nyari referensi tentang beternak ikan lele pake sistem terpal, untuk pengembangan sistem baru bisnis saya, saya cari di internet, dapet no telpon yang udah ahli, trus sms.an dikit ama dia, katanya sih dia  lagi sibuk, jadi blum bisa banyak ngobrol, beres tuh.  truss...Saya solat maghrib  berjamaah  di mesjid dket rumah kontrakan baru MAHAR,  udahnya solat rawatib,istighfar pake hati sambil inget-inget dosa, ama lafadz alhamdulillah pake hati sambil ngebayang-bayang nikmat yang saya dapet (ritual yang coba saya rutinkan), saya berdoa “ ya Allah, aku belum pernah berdoa meminta tentang kemudahan info tentang lele ini, aku malah lalai, malah nyari-nyari info ke makhluk doang, ya Allah aku minta di mudahkan, dan di bimbing langkah ini  untuk memperoleh info yang saya butuhkan” yakin tuh ya, tinggal saya tawakal nunggu jawaban dari Allah. Adzan Isya dateng, saya solat berjemaah lagi di mesjid ( anjuran dari si kang rendy ni pas rabu malem, jadi wajib kudu tuh solat berjemaah di mesjid buat para lelaki), beres solat Isya, ada tamu si Arief tuh , si aldi, yang mau invest di bisnis baru kita, eh gtw napa si aldi bawa temen, katanya sih pengen ikut ngobrol-ngobrol aja, temen si aldi tuh ternyata udah ternak lele sistem jaring, sekampung-kampung peternak lele di tempat tinggalnya di karawang, yaudah saya tanyain aja dari A-Z, banyak info banget dah, edan kebayang tuh sekampung-kampung  peternak lele, kebayang berapa banyak ilmu yang bisa saya dapet. OK, JUST IN TIME, selang 2 jam doang, doa ke kabul, bukan langkah saya aja yang di tuntun, tapi infonya dateng sendiri  lewat jalur yang engga-engga  , langkah si info yang Allah bimbing, SUBHANALLOH

Jumat, Tanggal 4 Februari, saya pulang dari kontrakan , pulang ke rumah, memori di otak tentang cerita nightmare ardan udah ga nempel lagi di pagi hari, coz sebelum tidur kita puter mp3 bacaan al-quran keras-keras, saya bilangnya sih, biar alam bawah sadar kita terus terisi ama bacaan quran, dan kalo menghapal bisa lebih cepet. “bagus , pinter “ kata si Aris, -rada alibi juga sh saya bilang gitu, terserah dah mu bilang apa, intinya biar ga takut dan ga kebawa mimpi. Hhaha, di depan kontrakan kita kebun berpupuk manusia brader..-sampe di rumah jam 8 .30, pengennya sih langsung rebahan dulu, tapi pengen buang air kecil, inget kt a agym kita kudu terus menjaga wudhu, pas udah  wudhu mau rebahan, inget si a agym lagi, mau rezki banyak ya solat dhuha kudu istiqamah, solat dhuha lah, sekalian mau syukur atas keajaiban td malem ttg doa minta info lele,. 2 rakaat solat tobat, 2 rakaat solat dhuha, irit aja, coz lagi cape, daripada ga khusyuk, palingan di tekenin ni di doanya “ ya Allah, di solat dhuha ini aku berdoa lagi untuk bisnis pembayaran listrik ku, ya Allah kalo itung-itungan teknis rada susah juga cepet berjalan, kudu nelpon dulu ke kantor server, kalo boleh , mudahkan ya Allah, aku yakin pasti bisa ya Allah, hanya kepada mu aku memohon,sang pemilik keajaiban, ya Allah bila rzki itu ada di langit maka turunkanlah padaku, bila rzki itu ada di bumi maka munculkanlah untukku, bila rzki itu  jauh maka dekatkan lah. Aaamiiiin ya Allah.”( Perlu di ketahui, 2 hari kemarin, aplikasi pembayaran listrik sudah di instalkan, tapi ternyata speedynya ga support, harus ada I.P yang di ganti kayanya , ga tau pokonya ama i.p addres yang udah ada ga cocok, udah di otak atik  selama 1 jam  pada 2 hari yang lalu.) Ok, sebelum menelpon ke kantor server pembayaran listrik, saya iseng-iseng aja nyalain CPU yang buat pembayaran listrik,coba di klik aplikasinya, otak-atik dikit so’ tau, ga sampe 5 menit, langsung terhubung dah si aplkasi dgn server di sana, :///, saya garuk-garuk kepala sendiri, ga masuk akal, sambil geleng-geleng kepala, senyum, syukur, alhamdulillaaaaah ya raaaaaaaaaab... (coba baca ulang lagi deh jangan kecepetan, pelan-pelan bacanya :) ) aneh ga sih, ngotak-ngatik 5 menitan so’ tau.an gitu... 2 hari yang lalu apa kabar 1 jam? , dengan kadar ke so’ tauan yang sama..kurang so’ tau gimana tuh 1 jam ngotak-ngatik. (geleng-geleng kepala*
Langsung dh saya berupdate status ria..

2 keajaiban yang beruntut, panjang lagi dah kalo di ceritain keajaiban2 yg saya alami di sekitar saya, mulai ngontrak rumah 17 juta tanpa tau duit dari mana,hha, anak sciemics dapet dana min-2 jm sebelum keberngkatan,dapet donatur h-1 sebelum kegiatan...dll , nanti dh saya bahas khusus di "keistimewaan orang kanan":)))

Kalo di runtut ni ya, dari akhir sampai ke awal,dari 2 pengabulan doa yg super cepat,
Doa di solat dhuha,
solat tobat dan banyak istighfar, minta maap terus ama Allah
bacaan quran di jadiin konsumsi telinga ( memang minggu ini sering denger mp3 quran)
dengerin ardan ( ga termasuk deh brader kayanya)
solat isya berjemaah
doa , minta ke Allah, minta minta minta
banyakin istighfar dengan melibatkan hati,
banyakin hamdalah dengan melibatkan hati,
solat maghrib berjemaah, (sebelumnya ashar dan dzuhur pun berjemaah)

JADI, cerita serumit di atas... ujung-ujungnya buat ngegaris bawahin
“ Dhuha yang istiqamah, jdikan quran sbagai konsumsi telinga (lafadzkan juga), solat berjemaah always,libatkan hati dalam istghfar ama Allah, libatkan hati dalam bersyukur kpada Allah, minta  dan bergantung hanya ke Allah,” adalah ramuan jitu dari paara guru saya, dan saya udah nyoba tuh. barakallah buat para guru..:) semoga ilmu-ilmunya jadi amal jariyah buat beliau-beliau... sok, tinggal di racik bebas,
Sedekah sampe keringetan, dan selalu tersenyum nerima ketentuan Allah, itu landasan dasarnya juga.hrus jadi kebiasaan dan jadi karakter kita.
Ini Cuma share, moga jurusnya bermanfaat, yakin aja deh ama Allah, cobain gera langkah-langkahnya... just do it !
Continue reading ...
 

About

Copyright © Asyabab Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger